Tips Menjadi Apoteker dan Peluang Bagi Lulusan Farmasi Yang Baru Lulus ~ Dengan total minimal 5 tahun duduk di bangku kuliah Sarjana Farmasi dan Profesi Apoteker memerlukan suatu perjuangan yang tidak mudah dan pengorbanan yang tidak sedikit untuk mendapatkan gelar Apoteker. Babak baru akan segera dimulai dengan dunia yang baru, yaitu dunia pekerjaan.



Apa saja kira kira hal yang harus dipersiapkan sebelum memasuki dunia kerja? Berikut ini beberapa hal yang bisa menjadi dasar apoteker freshgraduate dalam menentukan arah kesuksesan perkerjaan kalian kedepannya berdasarkan pengalaman pribadi.

Lihat juga Lowongan bagi Lulusan Farmasi 2018

Kenali Diri Kalian Sendiri

Saya mungkin tidak bisa memberitahu Kalian ada berapa banyak apoteker yang telah menemukan jati dirinya dalam pekerjaan dan karir yang memang cocok untuk kepribadian mereka, tujuan, serta prioritas. Ketika mereka merasa susah karena tidak cocok, maka akan berdampak kesengsaraan juga bagi orang lain.
Apa tujuan hidup Kalian? Apa prioritas terbesar dalam hidup Kalian? Apa saja hal-hal yang benar-benar membuat Kalian bahagia?
Apabila menghabiskan waktu bersama anak-anak merupakan hal yang sangat penting bagi Kalian, maka pekerjaan dengan bepergian sepanjang waktu mungkin tidak sesuai dengan anda. Mungkin ide yang baik untuk berdiskusi dengan orang-orang terdekat Kalian agar bisa mendapatkan perspektif mereka tentang pilihan karir yang akan Kalian ambil.
Intinya adalah bahwa karir Kalian belum tentu segalanya. Kalian memiliki keluarga, teman, dan kebutuhan serta kepentingan bahwa semua sesuai jika bersama-sama dan membuat Kalian tahu siapa Kalian secara fisik dan spiritual. Jangan pernah sekalipun mengabaikan mereka.

Jadikan Pilihan Karir Kalian Terencana

Artinya adalah mengambil langkah-langkah yang disengaja dan diperhitungkan serta direncanakan untuk membantu Kalian mendapatkan jenis pekerjaan yang paling sesuai untuk Kalian.
Ketika eluar dari sekolah, Kalian mungkin harus puas dengan pekerjaan apa pun yang Kalian peroleh, dan tidak masalah. Tetapi, jika tujuan Kalian adalah untuk menjadi Direktur Farmasi untuk sebuah rumah sakit yang memiliki 500 tempat tidur dengan staf 50 apoteker dan laporan langsung lainnya, Kalian tidak akan pernah mencapainya jika hanya dengan tinggal di apotek retail. Kalian harus membuat sebuah pergerakan dan menapakkan kaki di pintu yang berbeda.
Cara yang terbaik untuk menjadikan karir Kalian yang terencana adalah dengan berkonsultasi kepada apoteker yang saat ini bekerja di posisi yang Kalian inginkan. Walaupun mungkin ada banyak jalan yang berbeda untuk setiap jenis yang sama dari posisi pekerjaan tersebut, mereka seringkali memiliki jalur tertentu yang sama.

Pelajari Peluang Pekerjaan Yang Ada

Setiap perguruan tinggi tentunya memiliki profil lulusan apoteker dengan keahlian yang beragam, tapi pada dasarnya mempunyai 4 profil lulusan apoteker seperti berikut ini :
1.       Mempunyai kemampuan dalam produksi, distribusi, dan penjaminan mutu sediaan farmasi.
2.       Mempunyai kemampuan untuk mengelola dan melaksanakan pelayanan kefarmasian yang berkualitas sesuai peraturan perundang-undangan dan etik kefarmasian.
3.       Mempunyai kemampuan untuk memberikan informasi dan edukasi obat.
4.       Mempunyai kemampuan untuk berwirausaha.
Setelah menyadari dengan kemampuan yang kalian miliki, berikut ini merupakan data statistik profil lulusan dari salah satu perguruan tinggi negeri di daerah Jawa Barat pada tahun 2010. Dengan sampel sejumlah 466 orang lulusan apoteker.
Data ini setidaknya dapat menunjukkan peluang kerja dimana saja bagi para apoteker.  Uniknya lagi,  lulusan apoteker termasuk lulusan yang memiliki lapangan pekerjaan yang cukup luas di berbagai bidang. Maka tidak heran bila saat ini apoteker banyak juga yang berkarir diluar dunia kefarmasian.
Berdasarkan data analisis pada tahun 2010, bekerja di Rumah Sakit, Apotek, atau melanjutkan sekolah agar dapat menjadi dosen adalah pilihan utama dari para lulusan Apoteker saat itu. Untuk favorit di urutan kedua adalah Industri, Dinkes/Depkes, Lab Klinik, dan BPOM. Sedangkan sisanya memilih untuk masuk di TNI/Polri, BPPT dan lainnya diluar dunia Farmasi seperti perbankan dan enterpreneur.

Jangan Takut Salah Dalam Memilih

Fakta yang muncul menunjukkan bahwa pekerjaan utama seorang apoteker akan diketahui minimal setelah 5 tahun bekerja. Saat masa-masa 5 tahun itu adalah masa pencarian jati diri serta pekerjaan yang cocok sesuai dengan minatnya. Jangan lupa pastikan juga harus memiliki target bahwa selama 5 tahun inilah pekerjaannya akan tetap, artinya bidang pekerjaan sudah ditentukan. Karena untuk 5 tahun selanjutnya adalah saat yang tepat untuk fokus dan mengembangkan karirnya dan anggaplah bahwa itulah jalan yang telah digariskan untuk kalian. Selain itu, memulai pekerjaan sampingan merupakan pilihan yang tepat.

Gaji Bukanlah Hal Yang Utama

Selalu ingat bahwa kalian adalah Apoteker baru, belum saatnya untuk memikirkan berapa gaji yang pas. Pengalaman merupakan yang paling penting dan belajar juga masih diperlukan. Dimanapun tempat bekerja, calon bos atau pimpinan memiliki standar tersendiri terhadap fresh graduate, nikmatilah lingkungan baru dan selalu ingatlah bertanggung jawablah terhadap pilihan kalian, tetap optimis dan bekerja dengan ikhlas. Apabila tidak merasa cocok bertahan lah lebih lama. Pikirkan baik buruknya apabila ingin memilih pekerjaan baru.

Berkarir Di Kota Besar Pikirkan Kompetisi Dan Nilai Tambah

Berikut adalah coretan kasar jumlah lulusan Apoteker untuk wilayah Bandung dan sekitarnya :
PT Farmasi
Jumlah Lulusan Apoteker Minimal Persemester
Jumlah Lulusan Apoteker Minimal Pertahun
Unpad
100
200
ITB
100
200
Unjani
100
200
STFB
50
100
TOTAL
350
700

Itu masih belum hasil Analisa jumlah lulusan apoteker di kota-kota besar lainnya di Indonesia. Data di Bandung menunjukkan jumlah lulusan apoteker minimal sejumlah 700 orang pertahun. Sekarang saatnya kita memikirkan apa nilai tambah yang dimiliki diantara 700 apoteker lainnya. Bahasa asing dan penguasaan informasi teknologi misalnya sebagai nilai tambah yang bisa dikembangkan.

Kembali Dan Bangun Daerah Kelahiran

Sampai sekarang, 3 dri 9 apoteker yang terdaftar resmi di KFN adalah sejumlah 54.921 orang. Jika jumlah apoteker dibagi dengan jumlah penduduk di Indonesia, maka tiap Apoteker melayani sekitar 4 ribu jiwa di Indonesia. Tapi sangat disayangkan apoteker saat ini umumnya berada di kota besar dan masih sedikit yng berada di beberapa daerah di luar pulau Jawa.
Pilihan untuk kembali kedaerah kelahirn merupakan hal yang sangat bagus. Banyak para apoteker yang sukses dalam waktu singkat saat kembali ke tanah kelahirannya.

Pikirkan buka lapangan pekerjaan

Data menunjukan jumlah lulusan farmasi setiap tahunnya semakin bertambah dengan hadirnya beberapa perguruan tinggi baru yang membuka program profesi apoteker, tapi lapangan pekerjaan masih saja tetap bahkan berkurang. Membutuhkan keberanian bagi seorang apoteker untuk membuka Apotek baru dan nantinya berkembang menjadi PBF dengan membuka lapangan kerja baru.
Tak jarang pula seorang apoteker baru mengembangkan penelitian akhir di program sarjana untuk menjadi produk atau ketersediaan farmasi yang layak untuk dijual serta membangun usaha sendiri. Pastinya tidak hanya keberanian saja, tapi perlu dibarengi dengan perhitungan dan perencanaan yang matang. Menjadi seorang entrepreneur kreatif merupakan pilihan terbaik lainnya.

Bagikan :

Description
: Tips Menjadi Apoteker dan Peluang Bagi Lulusan Farmasi Yang Baru Lulus
Rating
: 4.5
Reviewer
: Windari Sanjaya
ItemReviewed
: Tips Menjadi Apoteker dan Peluang Bagi Lulusan Farmasi Yang Baru Lulus