Peluang Bisnis di Desa Tahun 2018 Hidroponik, Ternak Ayam dan Buka Bimbel ~ Mungkin sebagian besar masyarakat berpikir bahwa ketika hidup di desa tidak dapat menjanjikan kehidupan yang lebih baik. Dari jaman dahulu hingga sekarang banyak masyarakat pedesaan yang lebih memilih mencari pekerjaan dan kehidupan di daerah perkotaan. Dimulai dari perbandingan kondisi ekonomi warganya, keadaan geografis serta mobilitas penduduk desa yang tidak semudah yang ada di kota.

Padahal sebenarnya tidak demikian faktanya, banyak sekali peluang berbisnis di wilayah pedesaan jika kita benar-benar serius menekuni salah satu bidang. Sebagai buktinya sekarang banyak sekali media yang menceritakan mengenai kesuksesan seseorang yang berwirausaha di desa.

Mengenai pendapat yang mengatakan bahwa bahwa peluang bisnis di kota lebih besar dari pada di desa ada benarnya juga. Jika anda memilih bekerja dengan jenjang karir di lingkungan perusahaan besar. Memang pada umumnya gaji yang besar dapat diperoleh di perusahaan yang besar. Akan tetapi apa salahnya jika mencoba mendapatkan rezeki dari desa yaitu dengan membuka bisnis atau usaha sendiri.

Jika anda ingin membuka usaha di desa perlu adanya sikap mau berusaha dan mengembangkan diri dan mengembangkan bakat. Membuka usaha sendiri mempunyai banyak sekali keuntungan. Dimulai dari penghasilan usaha tersebut pastinya digunakan untuk dirinya sendiri, selain itu juga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di sekitar daerahnya. Apalagi sekarang sudah tahun 2018 dan teknologi juga sudah semakin maju, kita dapat memanfaatkan perkembangan teknologi tersebut untuk membuat bisnis di desa.



Berikut ini adalah beberapa peluang bisnis yang dapat anda manfaatkan untuk dikembangkan di wilayah pedesaan

1. Hidroponik 

Mendengar istilah hidroponik mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita. Bagi anda yang belum mengetahui apa itu hidroponik akan dijelaskan secara singkat. Hidroponik merupakan sistem bertani dengan tanpa membutuhkan lahan banyak tetapi diganti dengan air. Hidroponik saat ini sudah banyak dikembangkan di wilayah perkotaan, mengingat lahan mereka yang sangat minimalis.

Nahh, bagi anda yang berada di lingkungan desa juga tidak ada salahnya jika mengembangkan salah satu teknik bertanam ini. Sistem bertanam secara hidroponik ini sangat mudah dikembangkan walaupun dengan lahan yang terbatas, selain itu juga hasil panen hari sistem tanam hidroponik ini cukup higenis. Apalagi ditambah dengan caranya yang lebih mudah dan praktis dapat mempermudah bertanam.

Jika kita tinggal di desa biasanya yang terpikirkan adalah pasti mempunyai lahan yang luas untuk bertani. Akan tetapi tidak semua orang desa mempunyai lahan yang luas dan hidup tergantung atau yang lebih dikenal dengan merantau di kota. Tidak ada salahnya jika mencoba berbisnis dengan hidroponik yaitu dengan bertani sayuran. Bertani sayuran dengan sistem hidroponik ini sangat higienis dan efektif.

Untuk mendapakan hasil tanaman yang baik ada beberapa kriteria yang harus dipenui sebelum menanam baik mencakup media tanam maupun jenis sayuran yang akan dikembangbiakkan. Berikut ini adalah beberapa kriterianya

Media mempunyai kemampuan untuk menyimpan air

Syarat pertama yang harus dipenuhi sebelum bertanam dengan sistem hidroponik ini adalah memilih media yang mudah untuk menyimpan air. Namanya saja hidroponik, pastinya medianya air. Dalam sistem hidroponik ini air berfungsi sebagai media yang menyalurkan nutrisi pada tanaman tersebut.
Media harus mempunyai struktur yang gembur dan mudah menyerap air sehinga nutrisi yang akan disalurkan pada tumbuhan dapat tersebar dengan mudah dan menyerap dengan baik sehingga tanaman akan tumbuh subur.

Pilihan kandungan garam yang rendah
Banyaknya kandungan garam pada air akan menghalangi terserapnya nutrisi pada tanaman dan tanaman tidak akan tumbuh dengan subur. Untuk meminimalisir dampak tersebut sebelum menanam pilihlah jenis air dengan kandungan garam yang sedikit bahkan non garam agar sayuran tumbuh subur.

Pilih tanaman yang tidak mudah berubah bentuk walaupun suhu berubah
Selain media tanam yang cukup untuk menyimpan air, anda juga tidak boleh memilih sembarang tanaman yang akan dikembangkan. Pilihlah tanaman yang bentuknya tidak akan berubah walaupun terjadi perubahan suhu untuk menghindari dampak buruk jika sewaktu- waktu suhu berubah.

Bebas hama
Syarat lain yang harus dipenuhi untuk jenis tanaman adalah yang bebas hama. Menanam tanaman pastinya tidak ada yang bebas dari hama, tetapi tidak ada salahnya jika memilih tanaman yang sedikit hamanya agar tanaman dapat tumbuh dengan baik hasilnyapun tidak banyak mengecewakan.

Mempunyai kandungan kalsium
Media tanam untuk hidroponik ini juga harus banyak kalsiumnya. Kalsium ini diperlukan sekali untuk tumbuh dan berkembangnya tanaman.

Media yang digunakan untuk sistem hidroponik ini biasanya adalah rockwol dan arang sekam.

2. Peternakan 

Usaha atau bisnis peternakan juga menjadi salah satu alternative yang dapat dikembangkan di desa. Apalagi jika mempunyai lahan yang luas, bisnis ini akan mudah untuk berkembang. Peternakan yang sering dikembangkan di desa yaitu peternakan ayam, baik ayam petelur ataupun pedaging atau bahkan bisa juga ayam kampung yang lebih mahal harganya.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa kebutuhan daging ayam semakin meningkat jadi tidak ada salahnya jika mencoba bisnis ini. Tentunya berbisnis ternak ayam ini cukup menjanjikan.

Berikut beberapa metode yang dapat digunakan untuk beternak ayam

Metode umbaran
Metode yang pertama ini cocok digunakan bagi anda yang mempunyai lahan yang luas. Metode ini tidak membutuhkan perawatan yang khusus sehingga mudah sekali untuk dicoba. Akan tetapi masih kecil sekali mereka yang menggunakan metode ini karena lahan yang diperlukan harus luas agar ayam yang diternakkan tidak mengganggu tetangga.

Metode semi intensif
Metode ini dilakukan dengan cara membuat kandang yang luas agar ayam tidak pergi terlalu jauh. Anda dapat memanfaatkan jarring ikan atau pagar bamboo untuk membatasi pergerakan ayam. Selain itu anda juga lebih mudah untuk memberi makanan, nutrisi serta mengontrol pertumbuhan ayam.

Metode intensif
Pada metode ini ayam berada di kandang sepanjang hari dan tidak akan dilepas.

3. Usaha makanan dan kerajinan tangan 

Bisnis makanan menjadi salah satu favorit masyarakat karena pastinya banyak yang membutuhkan. Dengan memanfaatkan hasil perkebunan atau tanaman yang ada disekitar wilayah desa, anda dapat mengembangkan bisnis ini. Sebagai contoh jika di desa banyak menghasilkan singkong, tidak ada salahnya jika mencoba bisnis hasil olahan singkong misalnya kripik singkong atau bakpao yang berbahan dasar singkong.

Selain kuliner, hasil dari daerah atau desa dapat dimanfaatkan dengan membuat kerajina tangan atau industry kreatif. Peluang industry kreatif di abad 21 ini cukup menjanjikan. Apalagi bagi anda yang mempunyai keterampilan khusus, tidak ada salahnya mencoba bisnis dan mengembangkan kemampuan yang anda miliki di desa.

4. Membuka bimbingan belajar

Tahun 2018 semakin menunjukkan kesadaran masyarakat akan arti pentingnya sebuah pendidikan bagi anak. Walaupun bisnis ini belum cukup popular di masyarakat desa tetapi jika masyarakat sudah tau pentingnya pendidikan yang tinggi, anda dapat membuka usaha ini. Misalnya saja dengan membuka kursus computer, menjahit dsb.

Sukses membuka bimbel hingga menjadi besar merupakan hal yang luar biasa dan bisa menjadi bisnis yang mumpuni.

Lihat contoh Biaya Bimbel GO Tahun 2018

Nah itu tadi adalah beberapa peluang usaha yang cukup menjanjikan untuk dikembangkan di desa. Tidak ada salahnya jika anda mencoba salah satu usaha di atas untuk memajukan bisnis dan perkembangan desa anda.

Bagikan :

Description
: Peluang Bisnis di Desa Tahun 2018 Hidroponik, Ternak Ayam dan Buka Bimbel
Rating
: 4.5
Reviewer
: Windari Sanjaya
ItemReviewed
: Peluang Bisnis di Desa Tahun 2018 Hidroponik, Ternak Ayam dan Buka Bimbel