Panduan Lengkap Agar Diterima CPNS 2018


Berdasarkan pengumuman instansi, pelamar yang dapat mengikuti Seleksi CPNS Nasional (SSCN) BKN adalah pelamar yang lulus Diploma 3 (D3) hingga Sarjana (S1). Adapun beberapa kriteria-kriteria yang dibagi dalam beberapa kelompok lulusan yaitu lulusan dengan pujian atau cumlaude, kelompok disabilitas, kelompok Putra/Putri Papua dan Kelompok umum. Berikut ini adalah penjelasan lebih rinci mengenai kriteria kelompok lulusan:
  • Lulusan dengan pujian atau Cumlaude
    Cumlaude adalah pelamar yang merupakan lulusan terbaik (dengan pujian). Gelar cumlaude didapatkan dari Perguruan Tinggi terakreditasi A/Unggulan dan Program Studi terakreditasi A/Unggulan pada saat lulus. Gelar Cumlaude biasanya dapat dilihat dengan keterangan lulus cumlaude pada ijazah atau transkrip nilai.
  • Kelompok Disabilitas
    Disabilitas merupakan pelamar yang menyandang disabilitas dengan kriteria berupa mampu melakukan tugas seperti menganalisa, menyampaikan pendapat , berdiskusi dan mengetik.
  • Putra/Putri Papua atau Papua Barat
    Yang dimaksud dengan Putra/Putri Papua atau Papua Barat adalah pelamar yang tamat pendidikan pada tingkat SD/SMP/SLTP dan SMU/SLTA di kawasan Papua atau Papua Barat. Pelamar yang merupakan kriteria ini harus berdasarkan garis keturunan orangtua (bapak) asli Papua yang dapat dibuktikan dengan surat keterangan berupa : Fotokopi Akta Kelahiran, Fotokopi KTP bapak kandung, dan Surat Keterangan Hubungan Keluarga dari Kelurahan/Kepala Desa.
  • Kelompok Umum
    Kelompok umum adalah kriteria pelamar yang tidak termasuk dalam ketiga kriteria diatas.

Berikut ini adalah Persyaratan umum yang harus di penuhi oleh peserta Seleksi CPNS Nasional (SSCN) BKN:
A. Persyaratan Umum
  1. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan taat terhadap Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
  2. Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan negeri yang memiliki kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana penjara 2 tahun atau lebih.
  3. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau diberhentikan secara tidak hormat sebagai Pegawai baik pegawai negeri maupun pegawai swasta atau Pegawai BUMN/BUMD.
  4. Tidak sedang berkedudukan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
  5. Tidak menjadi anggota atau pengurus dari partai politik.
  6. Lulus pendidikan formal S-1/D-IV dan D-3 dari Perguruan Tinggi Negeri yang memiliki akreditasi A atau B atau Perguruan Tinggi Swasta yang mempunyai akreditasi A atau B. Khusus bagi pelamar dengan kategori Putra/Putri Papua atau Papua Barat pada jenjang Perguruan Tinggi Negeri atau Perguruan Tinggi Swasta yang memiliki akrediatasi A,B, atau C.
  7. Sehat jasmani dan rohani. Hal tersebut dapat dibuktikan melalui Surat Keterangan dari Rumah Sakit Pemerintah.
  8. Tidak mempunyai ketergantungan terhadap Narkitika atau obat-obatan terlarang atau sejenisnya.
  9. Bagi pelamar wanita tidak diperbolehkan adanya tato/bekas tato dan tindik/bekas tindik di anggota badan lainnya selain telinga dan kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama atau adat. Bagi pelamar pria juga tidak diperbolehkan ada tato/bekas tato dan tindik/bekas tindik di anggota badan kecuali ketentuan agama atau adat.
  10. Bersedia untuk ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
B. Persyaratan Khusus
  1. Pelamar untuk Jabatan dengan Syarat Pendidikan dengan tingkat Sarjana (S-1), Diploma 4 (D-IV):
  1. Pelamar harus berusia minimal 18 (delapan belas) dan maksimal 33 (tiga puluh tiga) tahun.
  2. Minimal IPK 3,00 (tiga koma nol).
  3. Dari PTN : Akreditasi Jurusan Minimal “B”
  4. Dari PTS : Akresitasi Jurusan Minimal “B”
  5. Menyertakan sertifikat Akreditasi dari BAN PT pada saat pelamat lulus
  6. Dapat mengoperasikan komputer dengan baik.
  7. Menyertakan sertifikat TOEFL dengan skor minimal 450. Namun, skor minimal tersebut kecuali pelamar dengan kriteria Putar/Putri Papua atau Papua Barat.
Khusus untuk pelamar dengan kriteria Putra/Putri Papua atau Papua Barat minimal IPK adalah 2.50 yang berasal dari Perguruan Tinggi yang memiliki akreditasi A,B, atau C.
  1. Pelamar  untuk Jabatan dengan Syarat Pendidikan dengan tingkat Diploma 3 (D-III):
  1. Pelamar harus berusia minimal 18 (delapan belas) dan maksimal 33 (tiga puluh tiga) tahun.
  2. Minimal IPK 2,80 (dua koma delapan).
  3. Dari PTN : Akreditasi Jurusan Minimal “B”
  4. Dari PTS : Akresitasi Jurusan Minimal “B”
  5. Menyertakan sertifikat Akreditasi dari BAN PT pada saat pelamat lulus
  6. Dapat mengoperasikan komputer dengan baik.
Itulah beberapa Syarat Wajib dan Penting bagi CPNS2018 yang harus anda penuhi sebagai pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2018.
C. Tata Cara Pendaftaran
  1. Pendaftaran dilakukan secara online melalui website resmi dari Seleksi CPNS Nasional di https://sscn.bkn.go.id. dengan cara mengisi Nomor Induk Kependudukan dan Nomor Kartu Keluarga atau NIK Kepala Keluarga (NIK KK).
  2. Formulir pendaftaran diisi secara online melalui website https://sscn.bkn.go.id. dengan memilih instansi yang anda inginkaN. Kemudian berkas lamaran tersebut anda kirimkan kepada Panitia Seleksi CPNS ANRI dengan mengirimkan ke alamat: Jalan Ampera Raya Nomor 7, Jakarta Selatan 12560.
  3. Berkas-berkas lamaran terdiri dari:
  1. Bukti Pendaftaran (formulir pendaftaran yang sudah teregistrasi melalui pendaftaran online)
  2. Surat lamaran yang ditulis tangan menggunkan tinta hitam, materai Rp. 6.000,- dan ditanda tangani menggunakan tinta berwarna hitam dan ditujukan kepada Kepala ANRI c.q. Panitia Seleksi CPNS ANRI dengan mengirimkan ke alamat: Jalan Ampera Raya Nomor 7, Jakarta Selatan 12560 (format surat lamaran dapat diunduh di website https://sscn.bkn.go.id. )
  3. Fotokopi KTP
  4. Fotokopi Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang berlaku dan dilegalisir oleh pejabat yang berwenang.
  5. Fotokopi ijazah terakhir, transkrip nilai, ijazah SD, SLTP, DAN SLTA yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang.
  6. Surat Pernyataan harus diketik menggunakan computer disertai materai Rp. 6.000 dan ditandatangani oleh pelamar dengan menggunkan tinta berwarna hitam.
  7. Menyertakan sertifikat TOEFL dengan skor minimal 450 bagi pelamar dengan lulusan S-1 atau D-IV kecuali pelamar dengan kriteria Putra/Putri Papua atau Papua Barat.
  8. Fotokopi  Sertifikat Akreditas dari BAN PT
  9. Pas Foto berwarna dengan ukuran 4 x 6 sebanyak 4 lembar berlatar belakang warna merah dan ditulis nama jelas di belakang foto tersebut.
  1. Setelah mendapatkan kartu pendaftaran dan berkas lamaran dikirimkan melalui jasa pengiriman.
  2. Berkas lamaran disusun dengan rapih sesuai dengan urutan diatas dalam:
  • Map Merah     : Jabatan Arsiparis Kategori Keahlian
  • Map Kuning    : Jabatan Arsiparis Kategori Keterampilan
  • Map Hijau       : Jabatan Pranata Humas Pertama dan Perencana Pertama
  • Map Biru         : Jabatan Analis Kepegawaian Pertama.
  1. Lembar bukti Pendaftaran CPNS ditempel di halaman depan map.
D. Tahapan Seleksi
  1. Seleksi Administrasi.
  2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT) (40%)
  3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) terdiri dari: (60%)
  • Substansi Jabatan yang menggunakan sistem CAT dengan bobot (35%)
  • Tes Psikologi dengan bobot (35%)
  • Wawancara dengan bobot (30%)
  • Khusus bagi formasi Pranata Hubungan Masyarakat Pertama, tes substansi jabatan akan dilakukan praktek atau performance test dengan bobot (35%)
Demikianlah beberapa Panduan Lengkap Diterima CPNS 2018 yang Wajib Anda Ketahui sebelum mengikuti Pendaftaran Seleksi CPNS Nasional (SSCN). Semoga dapat menjadi sumber informasi bagi anda yang hendak mengikuti Seleksi CPNS Nasional tahun 2018. Sekian dan terima kasih.
 

Bagikan :

Description
: Panduan Lengkap Agar Diterima CPNS 2018
Rating
: 4.5
Reviewer
: Sigit Irawantoro
ItemReviewed
: Panduan Lengkap Agar Diterima CPNS 2018