Passing Grade Dan Penetapan Kelulusan CPNS 2018 ~ Salah satu prinsip dalam pengadaan CPNS 2018 yaitu Kompetitif, dalam arti semua calon pegawai yang memenuhi syarat bersaing secara sehat serta penentuan hasil seleksi didasarkan pada nilai ambang batas tertentu dan/atau nilai terbaik dari seluruh peserta.

Passing Grade merupakan nilai ambang batas kelulusan ujian dari seorang peserta ujian CPNS. Sebenarnya penerapan ambang batas kelulusan CPNS sudah diterapkan pada penerimaan CPNS 2018 lalu. Passing grade dipakai untuk ujian CPNS pada Tes Kompetensi Dasar (TKD). Sedangkan pada TKB (Tes Kompetensi Bidang) nilai kelulusan ujian kompetensi bidang ditentukan menurut peringkat nilai tertinggi.

Besaran nilai passing grade sesuai peraturan ditetapkan oleh Menteri PAN dan RB. Pada tahun kemudian nilai ambang batas ditetapkan berbeda menurut kualifikasi pendidikan pelamar. Sejauh ini pada penerimaan CPNS 2019 passing grade yang ditetapkan tidak berbeda dengan tahun 2018.

Bagi pelamar dengan kualifikasi SMU, passing grade ditetapkan sebesar 35 dengan perincian nilai minimal Tes Karakteristik Pribadi 25, Intelegensi Umum  dan Wawasan Kebangsaan masing-masing 5. Kualifikasi DII/DIII dan sederajat skor ambang batasnya 42,5 dengan syarat minimal nilai Karakteristik Pribadi 27,5 Intelegensi Umum dan Wawasan Kebangsaan 7,5. Sedangkan pelamar dengan pendidikan S1/IV ditetapkan sebesar 55.

Lebih jelasnya lihat tabel dibawah ini:

Passing Grade Kelulusan CPNS 2018

* Setiap soal yang benar diberi bobot nilai 0,5 sehingga jikalau semua soal benar semua maka skor maksimal sebesar 100.

Ketentuan passing grade di atas memperhitungkan nilai minimal masing masing bahan Tes Kemampuan Dasar (TKD). Sebagai pola untuk kualifikasi S1 ambang batasnya ditetapkan sebesar 55, namun dengan syarat: nilai minimal tes untuk Karakteristik Pribadi 30, Intelegensi Umum 15 dan nilai Wawasan Kebangsaan minimal 10. Metode ini ibarat mirip evaluasi penentuan kelulusan UN.

Bisa saja seorang peserta A dengan nilai mencapai 65 dinyatakan tidak lulus, namun ada peserta lain B dengan skor 60 malah dinyatakan lulus CPNS. Hal ini terjadi alasannya yaitu nilai si A untuk bahan Karakteristik Pribadi  hanya 25 atau masih dibawah passing grade sebesar 30. Sedangkan peserta B pencapaian skor masing-masing tes di atas passing grade sehingga berhak menjadi CPNS, meskipun nilai keseluruhan lebih sedikit dari si A.
Poin yang sangat penting di sini, peserta CPNS harus menguasai ketiga bahan yang diujikan pada Tes Kompetensi Dasar (TKD), jangan hingga hanya memprioritaskan salah satu bahan saja dan yang lain dilupakan. Karena apabila salah satu bahan tes nilainya dibawah passing grade, dipastikan tidak akan lolos menjadi CPNS.

Penetapan Kelulusan CPNS

Kelulusan peserta ujian CPNS didasarkan pada nilai passing grade, dan apabila jumlah yang memenuhi nilai ambang batas kelulusan melebihi jumlah deretan jabatan yang telah ditetapkan, maka penetapan selanjutnya menurut rangking nilai tertinggi berurutan nilai berikutnya hingga dengan jumlah deretan yang telah ditetapkan.

Jika instansi memutuskan bagi jabatan tertentu hanya menyelenggarakan ujian kompetensi dasar, maka:
  1. Apabila jumlah pelamar yang mencapai nilai passing grade sama atau kurang dari jumlah alokasi deretan yang tersedia maka pelamar yang memenuhi passing grade tersebut dinyatakan lulus. Contoh: Formasi 50, peserta 100 orang namun yang lolos passing grade 40 orang maka yang dinyatakan lulus hanya 40 peserta tersebut, sisanya sebanyak 10 orang lihat poin 3.
  2. Apabila jumlah pelamar yang mencapai nilai ambang batas kelulusan melebihi jumlah alokasi deretan yang tersedia, maka penentuan kelulusan menurut rangking sesuai dengan jumlah deretan yang tersedia. Contoh: Formasi 50, peserta 100 dengan 60 melampui passing grade peserta yang dinyatakan lulus sebanyak 50 peserta dengan ranking tertinggi.
  3. Apabila jumlah pelamar yang memenuhi passing grade kurang dari jumlah alokasi deretan yang ditetapkan, maka kekurangan tersebut dapat diisi dari pelamar jabatan lain yang kualifikasi pendidikannya sama yang memenuhi passing grade menurut rangking sesuai dengan jumlah alokasi formasi yang tersedia.
Instansi yang menyelenggarakan Ujian Kompetensi Bidang dan atau Tes Psikologi Lanjutan, maka penentuan kelulusan sebagai berikut:
  1. Peserta CPNS yang dinyatakan lulus ujian kompetensi dasar dan mengikuti ujian kompetensi bidang atau tes psikologi lanjutan, maka nilai kelulusan ujian kompetensi bidang ditentukan menurut peringkat nilai tertinggi.
  2. Apabila jumlah pelamar yang memenuhi nilai sebagaimana pada poin 1 melebihi alokasi deretan yang ditetapkan, maka kelulusan ujian kompetensi bidang ditentukan berdasarkan pada peringkat nilai tertinggi sesuai dengan jumlah alokasi formasi.
  3. Apabila jumlah pelamar yang memenuhi nilai sebagaimana tersebut pada angka sama atau kurang dari jumlah alokasi deretan yang ditetapkan, maka pelamar tersebut dinyatakan lulus.
  4. Bagi pelamar yang tidak memenuhi nilai ambang batas kelulusan ujian kompetensi dasar dan mengikuti ujian kompetensi bidang pelamar tersebut dinyatakan tidak lulus.
Jadi perbedaan pada kedua instansi tersebut yaitu instansi yang ada pelengkap Ujian TKB dan Psikologi, kekurangan deretan tidak sanggup diisi dari peserta dari bidang lain.


Passing Grade CAT 2013

Seperti yang disampaikan Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPAN-RB (27/8) di banyak sekali media jumlah soal dalam Tes CAT sebanyak 100, terdiri dari 35 soal tes wawasan kebangsaan (TWK), 30 soal tes intelegensia umum (TIU), dan 35 soal tes karakteristik langsung (TKP).

Bobot nilai setiap soal yang benar untuk tes wawasan kebangsaan dan tes intelegensia umum sebesar 5 sedangkan tanggapan salah diberi nilai 0. Khusus tes karakteristik langsung (TKP), tidak ada yang salah dengan proteksi nilai 1 s/d 5. Sehingga nilai maksimal yang sanggup diperoleh peserta CPNS pada angka 500.

Sampai ketika ini Kemenpan belum mengeluarkan hukum mengenai passing grade untuk tahun 2013, maka diasumsikan masih ibarat tahun 2012 yakni 55%. Serta mengacu pada Tes Kompetensi Dasar CPNS Kemenkeu 2013 untuk Lulusan STAN yang dilaksanakan di BKN dengan sistem CAT, passing grade yang ditetapkan sebesar 275 dari nilai maksimal 500 (55%).

Nilai 275 dari 500 secara persentese (55%) sama persis dengan nilai minimal untuk jenjang S1 tahun 2012. Sehingga untuk amannya pada tahun 2013 ini peserta tes harus bisa mengerjakan soal CAT minimal 55 soal dengan benar, meski harus tetap memperhatikan faktor nilai peserta lain (sistem peringkat) untuk bisa lolos ke fase selanjutnya.

Ingat .... passing grade CAT = 250

Bagikan :

Description
: Passing Grade Dan Penetapan Kelulusan CPNS 2018
Rating
: 4.5
Reviewer
: Windari Sanjaya
ItemReviewed
: Passing Grade Dan Penetapan Kelulusan CPNS 2018
Posted by: Windari Loker2018.com Updated at:Juni 15, 2017